Tampilkan postingan dengan label NUSANTARA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NUSANTARA. Tampilkan semua postingan
Jumat, 19 Mei 2017
LANAL Lampung Gelar Hapkido Open Tournament
BANDAR LAMPUNG.HAPKIDOBALIKPAPAN.COM - Tak kurang 16 tim olahraga beladiri Hapkido dari 7 Propinsi di Indonesia akan berpartisipasi pada gelaran kejuaraan "Hapkido Open Tournament Lanal Lampung 2017" di Bandar Lampung Propinsi Lampung esok (20/5/2017).
Ajang kompetisi prestasi olahraga besutan Pengurus Daerah Hapkido Indonesia Lampung berkolaborasi dengan Pangkalan Angkatan Laut (LANAL) Lampung ini merupakan kali pertama di gelar di kota ini, Sebanyak 85 atlit dari Propinsi Bengkulu, Kepulauan Riau, Jawa Timur, Banten, DKI, DIY, dan tuan rumah sendiri Lampung akan turut ambil bagian memeriahkan acara ini. Juga melibatkan wasit dari beberapa propinsi lain yaitu Bali dan Kalimantan Timur.
Selasa, 09 Agustus 2016
PP HAPKIDO AUDIENSI DENGAN KETUA KONI PUSAT
JAKARTA.HAPKIDOBALIKPAPAN.COM - Angin sejuk menyapa Pengurus Pusat Hapkido Indonesia, di mana jalan menuju cita-cita Hapkido Indonesia untuk menjadi bagian dari Komitte Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sepertinya akan semakin terbuka.
Ditandai dengan agenda penting yang terjadi hari ini (9/8), Pengurus Pusat Hapkido Indonesia (PPHI) bertemu dengan Ketua KONI Pusat di Gedung KONI Jakarta Pusat.
Selasa, 02 Agustus 2016
Rabu, 22 Juni 2016
Hapkido Indonesia 1st National Tournament 2016
JOGJAKARTA.KABARINDONESIA.CO.ID - Seni beladiri asal Korea Selatan berlabel Hapkido, yang mulai marak berkembang di Indonesia sejak 1-2 tahun yang lalu, mulai memantapkan keberadaannya di Bumi Pertiwi ini. Setelah gencar melakukan pelebaran sayap dengan pengenalan dan pembentukan kepengurusan tingkat propinsi hingga kini sudah lebih dari 20 Propinsi di Indonesia terdapat kegiatan olahraga beladiri ini, melalui induk organisasi Pengurus Pusat Hapkido Indonesia, Hapkido yang berafiliasi kepada World Hapkido Martial Art Federation (WHMAF), rencananya akan menggelar Kejuaraan Nasional pertamanya pada Agustus tahun ini.
Kejuaraan resmi ini untuk pertama kalinya digelar untuk level nasional, meskipun Hapkido Indonesia telah melangsungkan beberapa turnamen open skala nasional nya di beberapa tempat, seperti di Surabaya, Tangerang, dan yang terakhir Riau pada akhir Mei lalu.
Terkonfirmasi melalui undangan resmi yang diterima Pengurus Cabang Hapkido Indonesia Kota Balikpapan, dijelaskan dalam proposal tersebut bahwa kejuaraan akan digelar pada 20-21 Agustus mendatang dengan mengambil tempat di Gedung Multipurpose Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Minggu, 22 November 2015
Perkenalkan Bela Diri Hapkido
BALIKPAPAN - Meningkatkan kewaspadaan diri terhadap lingkungan sekitar wajib dilakukan. Salah satunya dengan menguasai seni bela diri.
Di Balikpapan, ada seni bela diri yang baru masuk yakni Hapkido. Bela diri asal Korea Selatan ini menggunakan teknik lunak seperti kuncian, bantingan, dan lemparan. Tak ketinggalan juga ada teknik keras seperti tendangan dan pukulan, serta penggunaan berbagai macam senjata.
“Hapkido baru diperkenalkan di Indonesia mulai 2014. Balikpapan atau Kaltim merupakan provinsi ke-21 yang mendapat pengenalan ini,“ tutur ketua panitia Short Course Hapkido Juli Prastomo di Hotel New Benakutai, Jalan Ahmad Yani, Sabtu (21/11).
Menurutnya, inti dari bela diri ini adalah menyelaraskan energi diri dengan energi lawan. Sehingga dengan mengeluarkan energi yang berlebihan, lawan dapat dilumpuhkan. “Ini sangat cocok untuk bela diri praktis sehari-hari,” ujarnya.
Senada, dalam short course selama dua hari tersebut, Master Vincentius Yoyok Suryadi yang menyandang Dan VII akan melatih 20 peserta yang berasal dari Balikpapan, Samarinda, Paser, Kutai barat, Banjarmasin, dan Sulawesi Utara. Ia berharap lewat latihan tersebut, Hapkido dapat berkembang dan semakin banyak yang mengetahui seni bela diri tersebut. “Juga makin banyak yang bergabung sehingga bisa sehat kuat dan bersifat ksatria,” ujarnya.
Selain short course, para peserta dapat berlatih di dojang (tempat latihan) yang berlokasi di daerah Gunung Belah dan Balikpapan baru. “Latihan seminggu tiga kali. Dan latihan mandiri lewat materi yang kami beri dalam bentuk DVD,” jelasnya. “Jadi short course merupakan bentuk utama latihan, sedangkan DVD merupakan pengembangannya,”
Ia juga mengatakan, kegiatan latihan tak hanya dilakukan di Balikpapan. Tiap dua hingga tiga bulan sekali, pertemuan nasional diadakan. “Akan ada penataran, latihan, serta ujian kenaikan tingkat,” tandasnya. (*/ane/tom/k18)
sumber : http://www.kaltimpost.co.id
Beladiri Hapkido Berdiri di Balikpapan
BALIKPAPAN – Cabang olahraga beladiri Hapkido yang
berasal dari Korea Selatan telah dibentuk di Balikpapan. Pembentukan
berlangsung di Kutai Room, The New Benakutai Hotel, Sabtu (21/11).
Pembentukan Hapkido ini merupakan yang pertama di Kalimantan Timur dan
merupakan ke-21 yang dibentuk di Indonesia.
Founder Hapkido Indonesia, Master Vincentius Yoyok Suryadi mengatakan, beladiri ini sudah berkembang 2 hingga 3 tahun yang lalu dan merupakan olahraga yang cukup baru di Indonesia. “Kedepannya Hapkido akan dikembangkan dengan mengadakan kejuaraan-kejuaraan baik kejuaraan daerah maupun nasional,” terang Yoyok.
Yoyok menerangkan, saat ini Hapkido belum berada dibawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), namun rencananya tahun 2016 nanti akan didaftarkan di KONI. “Syarat bergabungnya di KONI yakni adanya pertandingan nasional. Dan Hapkido akan menggelar kejuaraan nasional pertama di Jogjakarta pada 21 Agustus 2016,” jelas pria asal Jogjakarta ini
Sementara itu, di tempat yang sama, Ketua Hapkido Balikpapan, Juli Prastomo mengatakan, di Balikpapan sendiri memiliki 2 Dojang yakni di daerah Gunung Belah dan Balikpapan Baru. “Kedepannya kami akan menambah dojang-dojang agar Hapkindo di Balikpapan terus berkembang,” terangnya.
Ia juga menambahkan, saat ini untuk atletnya sendiri belum ada, tetapi dalam konteks praktisi yang mengikuti latihan sebanyak 20 orang. “Karena olahraga ini terbilang baru, kita akan coba kembangkan beberapa kelas dan jadikan atlet-atlet yang berbakat pada kejuaraan Hapkindo yang akan digelar perdana mendatang,” ungkapnya.
Terakhir, sesepuh beladiri Kaltim yang juga turut hadir yakni dr Alexander menuturkan, adanya Hapkido di Kalimantan Timur khususnya Balikpapan sangat bagus sebab semakin banyak lagi beladiri-beladiri berkembang.
Sekadar diketahui, Hapkido sendiri merupakan beladiri yang menyelaraskan energi lawan sehingga bisa melumpuhkan lawan tanpa menggunakan energi dengan mengkombinasikan antara soft teknik dan hard teknik berupa pukulan, tendangan, kuncian, bantingan, jurus, serta latihan senjata. (bp-20/cal)
Sumber : http://www.balikpapanpos.co.id
Yoyok : Leader Segera Buat Plan
BALIKPAPAN - Dua hari berturut-turut sejak Sabtu 21 November yang lalu, Akhirnya tuntas sudah gelaran Short Course Hapkido Balikpapan yang digagas para leader Hapkido Balikpapan yaitu Bagus Sigit dan Juli Prastomo.
Para peserta memungkasi acara sekitar pukul 17.00 waktu setempat, ditandai dengan penyerahan sertifikat dan sesi foto bersama.
Sabtu, 21 November 2015
Selamat Datang Hapkido di Bumi Borneo
![]() |
| dr. Alexander, no.4 dari kiri, sesi foto bersama setelah pembukaan acara Short Course Hapkido |
BALIKPAPAN.KABARKALTIM.CO.ID - Beberapa tokoh beladiri Balikpapan bahkan Kaltim menghadiri prosesi pembukaan acara Short Course Hapkido Indonesia 2015 di New Benakutai Hotel Balikpapan kemarin (21/11). Bahkan acara ini dibuka secara resmi oleh dr. Alexander yang notabene sebagai sesepuh dan tokoh praktisi beladiri dari berbagai aliran. Di usianya yang telah mencapai 78 tahun dr. Alex sapaan akrab beliau tampak antusias dan semangat memberikan sambutan hangat kepada kehadiran beladiri Hapkido di Kalimantan.
Selasa, 15 September 2015
Saatnya HAPKIDO Masuk Borneo
BALIKPAPAN, KABARGROUP - Setelah sukses gelaran Short Course for Leader di Makassar Sulawesi Selatan pada akhir September yang lalu, kini saatnya Hapkido Indonesia mulai merambah Kalimantan Timur.
Dikonfirmasi media ini, Juli Prastomo selaku Koordinator Panitia acara memberikan keterangan, bahwa acara serupa akan dihelat di Kalimantan Timur tepatnya di Balikpapan pada November mendatang. Direncanakan acara ini mengambil tempat di Hotel New Benakutai dalam dua hari yaitu Sabtu Minggu 21-22 November 2015.
Lebih lanjut Juli menjelaskan, Hapkido yang merupakan salah satu olahraga beladiri dari Korea Selatan yang sedang berkembang pesat di Indonesia ini, memang sedang gencar melebarkan jangkauan pengenalan kepada masyarakat luas,"Sudah 20 Provinsi terbentuk Kepengurusan, dan tahap selanjutnya setelah pengenalan di Kaltim ini adalah pembentukan pengurus baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten dan Kota, sehingga acara short course ini kami persembahkan untuk para calon leader dari daerah-daerah di sekitar Kalimantan Timur, meskipun kami persilahkan juga peserta dari segala penjuru Indonesia," terang Juli .
Minggu, 30 Agustus 2015
Maju Tak Gentar, Hapkido Makassar
MAKASSAR.KABARKALTIM.CO.ID - Usai sudah rangkaian acara Short Course Hapkido wilayah Makassar. Sore ini (30/8) sekitar pukul 17:00, setelah menjalani tahapan placement test bagi para leader dari beberapa daerah, acarapun ditutup secara resmi oleh perwakilan Pengurus Pusat Hapkido yang seksligus sebagai nara sumber acara ini Master Vincentius Yoyok Suryadi.
Terlihat semangat dan antusias semua peserta dalam mengikuti etape demi etape. Terutama bagi para calon leaader yang tentu saja nemiliki tangggung jawab besar untuk keemudian kembali ke daerahnya memgembangkan disiplin ilmu baru yang telah meereka dapatkan dalam acara ini.
Terlihat semangat dan antusias semua peserta dalam mengikuti etape demi etape. Terutama bagi para calon leaader yang tentu saja nemiliki tangggung jawab besar untuk keemudian kembali ke daerahnya memgembangkan disiplin ilmu baru yang telah meereka dapatkan dalam acara ini.
Sabtu, 29 Agustus 2015
Yoyok : Hapkido is The Way of Harmony
![]() |
| Master Yoyok Suryadi (berdiri-kanan) |
Acara diawali dengan ceremonial pembukaan, sambutan Walikota (melalui perwakilannya) sekaligus membuka secara resmi oleh Bapak H. Mahmud, B.M.
Dalam sambutannya H. Mahmud yang juka selaku komisioner percepatan pembangunan Kota makassar menyampaikan, bahwa Kegiatan Hapkido di Makassar ini pada dasarnya sangat didukung oleh pemerintah, sehingga sudah seharusnya para pihak terkait dalam perjalanannya nantinya mampu bersinergi dengan baik, sehingga pembangunan pada sektor peningkatan kwalitas sumber daya manusia di Kota ini akan mendapatkan kontribusi positif.
"Saya kira dengan berpadunya kemampuan semua pihak mensinergikan rasa, karsa dan cipta khususnya melalui bidang olahraga seperti Hapkido ini akan sangat signifikan menciptakan insan yang bermental kuat dan mampu menumbuhkan ego positif yang tentunya akan membantu dalam banyak lini pembangunan di Kota Makassar ini", Sambut Mahmud.
Jumat, 28 Agustus 2015
Hapkido Cetak Kader Baru di Makassar
MAKASSAR-KABARKALTIM.CO.ID - Ibukota Sulawesi Selatan yang merupakan kota terbesar di kawasan Indonesia Timur dan di masa lalu pernah menjadi ibukota Negara Indonesia Timur dan Provinsi Sulawesi, akan menjadi saksi dilangsungkannya sejarah baru.
Hapkido Indonesia, sebuah disiplin ilmu beladiri baru yang sedang menggeliat mengepakkan sayap melebarkan jangkauannya merambah hampir ke seluruh Indonesia, perlahan namun pasti mulai dikenal dan diperkenalkan kepada khalayak luas.
Hapkido merupakan salah satu olahraga bela diri yang berasal dari Korea di samping Taekwondo. Hapkido bergerak berdasarkan prinsip lingkaran yang memanfaatkan kekuatan lawan. Teknik-teknik dalam Hapkido antara lain meliputi pukulan, tendangan, kuncian, bantingan, jurus, serta latihan senjata.
Dan untuk pertamakalinya, Kota Makassar akan melaksanakan sebuah acara berlabel "Hapkido Indobesia Short Course".
Short Course ini memang bukan yang pertama kali di Indonesia. Setelah sukses untuk acara sejenis perdana di Jogjakarta Bulan Mei dua tahun silam, Hapkido Indonesia terus membina kader baru di seluruh Indonesia dan kini giliran Makassar.
Ditemui Kabarkaltim sore ini (28/8) koordinator panitia Sri Rahmi mengatakan, "Acara akan berlangsung dua hari besok dan lusa di Hotel Jolin Makassar".
Agenda ini sesua rencana akan diikuti oleh para peserta dari beberapa propinsi. Rahmi mengungkapkan bahwa sudah konfimasi kedatangan para peserta dari Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan sendiri selaku tuan rumah.
Nara sumber yang akan membeberkan mengenai seluk beluk dan tehnik olahraga beladiri ini adalah Master Vincentius Yoyok Suryadi dari Jogjakarta, yang juga merupakan Pengurus Pusat Hapkido Indonesia. Master Yoyok (panggilan akrabnya) adalah penyandang DAN VII (tujuh) Hapkido WHMAF (World Hapkido Martial Arts Federation). WHMAF adalah induk organisasi Hapkido tingkat dunia.
"Ya, Master Yoyok sudah berada di Makassar sore ini dan besok kita akan mulai acaranya sekitar pukul 10:00 Wita", Ujar Rahmi.
Rahmi menambahkan, bahwa acara short course ini juga akan memuat materi latihan/training.
Master Yoyok (panggilan akrab nara sumber) yang juga diketahui sebagai penyandang Black Belt DAN VII Taekwondo sekaligus sebagai owner dari Kenji Martial Arts Shop Jogjakarta telah tiba sekitar pukul 17:00 Wita sore ini dan langsung menyempatkan diri untuk diskusi singkat dengan para peserta kegiatan di Lobby Hotel Jolin. (jp)
Hapkido Indonesia, sebuah disiplin ilmu beladiri baru yang sedang menggeliat mengepakkan sayap melebarkan jangkauannya merambah hampir ke seluruh Indonesia, perlahan namun pasti mulai dikenal dan diperkenalkan kepada khalayak luas.
Hapkido merupakan salah satu olahraga bela diri yang berasal dari Korea di samping Taekwondo. Hapkido bergerak berdasarkan prinsip lingkaran yang memanfaatkan kekuatan lawan. Teknik-teknik dalam Hapkido antara lain meliputi pukulan, tendangan, kuncian, bantingan, jurus, serta latihan senjata.
Dan untuk pertamakalinya, Kota Makassar akan melaksanakan sebuah acara berlabel "Hapkido Indobesia Short Course".
Short Course ini memang bukan yang pertama kali di Indonesia. Setelah sukses untuk acara sejenis perdana di Jogjakarta Bulan Mei dua tahun silam, Hapkido Indonesia terus membina kader baru di seluruh Indonesia dan kini giliran Makassar.
Ditemui Kabarkaltim sore ini (28/8) koordinator panitia Sri Rahmi mengatakan, "Acara akan berlangsung dua hari besok dan lusa di Hotel Jolin Makassar".
Agenda ini sesua rencana akan diikuti oleh para peserta dari beberapa propinsi. Rahmi mengungkapkan bahwa sudah konfimasi kedatangan para peserta dari Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan sendiri selaku tuan rumah.
Nara sumber yang akan membeberkan mengenai seluk beluk dan tehnik olahraga beladiri ini adalah Master Vincentius Yoyok Suryadi dari Jogjakarta, yang juga merupakan Pengurus Pusat Hapkido Indonesia. Master Yoyok (panggilan akrabnya) adalah penyandang DAN VII (tujuh) Hapkido WHMAF (World Hapkido Martial Arts Federation). WHMAF adalah induk organisasi Hapkido tingkat dunia.
"Ya, Master Yoyok sudah berada di Makassar sore ini dan besok kita akan mulai acaranya sekitar pukul 10:00 Wita", Ujar Rahmi.
Rahmi menambahkan, bahwa acara short course ini juga akan memuat materi latihan/training.
Master Yoyok (panggilan akrab nara sumber) yang juga diketahui sebagai penyandang Black Belt DAN VII Taekwondo sekaligus sebagai owner dari Kenji Martial Arts Shop Jogjakarta telah tiba sekitar pukul 17:00 Wita sore ini dan langsung menyempatkan diri untuk diskusi singkat dengan para peserta kegiatan di Lobby Hotel Jolin. (jp)
Langganan:
Postingan (Atom)






















